Posts

Showing posts from December, 2012

RENUNGAN AWAL 2013

Image
Memulai tapak tilas di akhir tahun, adalah memulai resolusi serta revolusi. Mengukir dengan kematangan tekhnik serta pencapaian kemarin, hingga dapat memuluskan langkah yang strategis. Nampaknya di awal tahun adalah gejolak permanen dari sebuah kebisingan serta kemarahan bagi pihak-pihak yang telah ditelanjangi oleh politikus setempat, merancang dengan megah, tapi berakhir dengan hotel prodeo. Menepinya sebuah kemaslatan jiwa, akibat dikebiri oleh kerakusan kekuasaan, dengan memberlakukan sebuah aturan yang terlihat adil namun merusak semuanya. Sesuatu yang bersifat kamuflase pasif. Pertumbuhan ekonomi, demikian tinggi tidak dapat disangkal, buah kesabaran, tapi seperti keluarga. Namun negara mempunyai pola tingkah yang berbeda. Tapi ini merupakan langkah awal yang cukup fenomenal, dimana letak pencapaian bersama akan diukur dalam sebuah pengorbanan darah dan air mata, perjuangan pahlawan kembali berkobar. Merah Putih kembali tegak, tunggu dan lihat dimana sebuah harga diri bangsa d

PELANGI HIDUP

Image
Setelah hujan, pasti ada pelangi sesudahnya. Aku ingin bisa melihat itu kelak nanti Tuhan. Bagaimana dapat melewati proses ini tanpa ada hasil akhir Aku tidak ingin terburu-buru untuk mendapatkan jawabannya Untuk menemukan sebuah jalan yang berkesudahan. Meraba semua seperti di awal saja Mengerti akan satu kepastian Mendapatkan keseimbangan Mencerna seperti mereka tidak pernah meraja Kesendirian ini tidak akan membunuhku, Aku kembali terpuruk, tapi aku mampu bangkit Aku pasti dapat melewati semua hal ini Karena aku tahu Tuhan bersamaku Aku ingin menepi dari segala hal, Aku tidak menemukan teman ataupun saudara ketika ini terjadi Aku di caci, aku dibuang, aku dianggap sampah Aku terima aku seperti aku Aku tidak lari, aku menatapnya Biarlah terjemahan tiap mata dalam melihat siapa aku. Aku senang membiarkan mereka tenggelam dalam satu kosakata. Aku bahagia mereka menyebutku manja, sensitif, aneh. Aku bisa membuat mereka berasumsi dan berpendapat seperti yang mere

JEMPUT AKU

Image
Dimanakah aku berada sekarang, aku lupa aku telah berada dimana. Aku tersesat dalam jalan yang tak bertuan. Jemput aku wahai Cinta, aku begitu takut dengan kesepian. Aku kembali mengetuk pintu yang salah wahai dunia. Bagaimana caranya aku kembali ke rumah, Aku rindu bagaimana aku nyaman dan tersenyum indah. Tuhan aku takut, beri aku kekuatan, Aku ingin melupakan jalan kenangan. Nirwana terus mengelilingiku, perputarannya tidak sanggup ku bendung. Aku lelah berlari, aku lelah bersembunyi, dan aku tidak sanggup menghadapinya. Adakah jalan dimana aku dapat memulainya. Sakit hati ini, perih hati ini menahan rasa bingung. Tak dapat jawaban namun terus menghantui aku selamanya.  Dia bersembunyi di hatiku dalam waktu lama. Aku sudah mengikatnya, dia bebas begitu saja. Ingin aku membuangnya, tapi aku tersakiti olehnya. Air mata terus mengalir, tanpa ada yang memahami Aku tak mampu menyembunyikan duka Bagaimana dapat menyembuhkan luka lama Aku hancur oleh duka lara

WATAK MANUSIA

Image
Pertumbuhan keberagaman dalam watak manusia, sungguh mencengangkan, semua manusia berlomba-lomba menjadi baik dan menjadi yang terbaik. Lalu dimana yang terbaik, dan dimana dosa dan kebaikan itu... Saya menterjemahkan apa yang saya rasakan ketika, kesempatan bertemu dengan berbagai macam ragam watak manusia, dari kaum marginalin, menengah, hingga Jet set.  Dari keseluruhan yang saya tangkap, mereka ingin sekali menampakkan manusia yang sempurna, namun jika memandang lebih dalam. Mata dan hati jauh dari sebuah sempurna, banyak menyimpan beban dan kesulitan hidup. Hidup tersebut sangat beragam dan tergantung bagaimana kualitas dalam pencapaian prosesnya. Sungguh yang saya dapat adalah sangat mencengangkan, ketika saya menghadiri pesta ulang tahun rekan, dan mendengarkan cerita dari tiap orang yang bercerita mengenai kehidupannya. Ketika sajian makanan mewah hadir,  gaya hidup yang sangat fashion, serta bertemu dengan orang-orang berkelas, ya tapi bagi  saya seperti  merasakan keg