Pergerakan Kecil Dari Diri Sendiri Menjadi Manfaat

Dalam keadaan pasca pandemik, banyak perekonomian jatuh dan gulung tikar dalam waktu seketika. Dengan terhentinya perputaran ekonomi yang berlangsung selama kurun waktu selama dua tahun dan banyaknya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) membuat semakin sempitnya lapangan pekerjaan. Terhentinya laju ekonomi dan pembatasan ruang bergerak, menjadi salah satu pemicu simpul sebuah benang kusut yang akan sulit diurai sehingga akan banyak pekerjaan rumah untuk pemerintah dan semua lini penting yang harus bekerja keras dalam mencari solusi dari perrmasalahan tersebut.

Sumber:pixabay.com


Semakin banyak saudara-saudara kita yang memerlukan bantuan dikarenakan satu pintu rumah bisa saja belum mendapatkan kebutuhan sandang pangan dan papan. Untuk itu, penyaluran dalam menyokong perekonomian adalah dengan kita tidak menunggu bantuan dari pihak pemerintah saja. Kita mampu bergerak dalam kelompok individu untuk membangkitkan semangat juang hidup. Dengan menggerakkan kelompok berkemampuan besar untuk membeli produk UMKM (Usaha Menengah Kecil Makro) seperti kebutuhan dasar sembako, kerajinan, produk olahan makanan beku maka pembelian yang dilakukan juga dapat menjadi subsidi silang yaitu dengan memberikan bantuan kepada orang-orang yang layak menerima bantuan di luar sana. Selain itu, pembekalan keterampilan baik pihak pemerintah dan swasta mampu mempersatukan visi demi Indonesia yang lebih baik.
 
Pergerakan kecil ini jelas menjadi jalan keluar untuk membuka potensi pelaku ekonomi kecil bangkit sehingga perputaran mata uang menjadi meluas dimulai dari lini terkecil. Selain itu, kita dapat melakukan sedekah pagi yang bisa dilakukan dengan membeli makanan atau produk dari pedagang-pedagang kecil lainnya. Hal yang sangat mudah ini dapat menjadikan motivasi diri sendiri dan menularkan virus 30 hari menjadi manfaat untuk banyak orang.
 
Dengan menggiatkan pembelian terhadap produk UMKM secara maksimal maka tidak ada yang tidak mungkin wujud aksi sosial ini dapat menyebar di setiap titik yang membutuhkan bantuan di setiap kota. Dengan setiap individu bergerak dan memotivasi di komunitasnya hingga dibentuknya wadah yang diharapkan mampu menjadi inspirasi bagi banyak orang untuk membantu sesama.
Kesamaan visi dan misi dan tujuan aksi sosial ini tidak hanya mampu dilakukan bagi sekelompok orang yang mampu, namun bagi orang yang memiliki kemampuan sedikit juga dapat berkontribusi dalam membeli produk atau melakukan kegiatan ini dengan membagikan donasi, menyebarkan spirit kepada setiap orang sehingga tujuan menjadi orang baik akan terlaksana. Seperti di bulan penuh Ramadan ini, yaitu bulan penuh keberkahan. 

Sumber:pixabay.com

Selain berpuasa dan beribadah ada hal yang rutin wajib kita lakukan adalah penyaluran zakat. Tentunya hal ini sudah menjadi pembiasaan yang masal yang dilakukan oleh umat muslim di seluruh dunia. Penyaluran zakat fitrah dan zakat maal dapat terfasilitasi dan terkoordinasi dengan baik melalui badan lembaga amil zakat secara online atau secara konvensional. Salah satu lembaga terpercaya adalah dompetdhuafa.org . Dengan memilih tempat yang amanah merupakan salah satu bukti pemenuhan tanggung jawab yang tepat dalam menyalurkan zakat kepada kaum dhuafa dan saudara saudari kita di luar sana.

Berbuat baik dengan membantu sesama dalam bentuk apa saja bukanlah sesuatu yang baru bagi umat Islam. Kita sudah jauh melakukan langkah ini sejak ratusan tahun lalu sesuai perintah Nabi  Muhammad Shalallaahu 'Alayhi Wasallam. Jadi untuk 30 hari menjadi manfaat dapat dilakukan secara rutin dimulai dari diri kita sendiri dengan menyebarkan hal positif yang bermanfaat bagi kepentingan orang banyak. 

Seburuk apapun kondisi yang tengah kita hadapi dan selama kita mempercayai Allah sudah mengatur baik rezeki dan urusan lainnya maka kita sebagai makhluk sosial harus tetap terpanggil untuk melakukan sedekah dan perbuatan baik lainnya. Hal ini dapat mewujudkan niat 30 hari menjadi manfaat sebagai gaung untuk kita bersatu dalam membuat keselarasan dan kemajuan dalam mewujudkan masyarakat yang sejahtera.

“Tulisan ini diikutsertakan dalam Lomba Blog Jadi Manfaat yang diselenggarakan oleh Dompet Dhuafa”

Comments

  1. Tulisan dan isi materi di dalam blog ini sudah bagus dan sesuai dengan realita yang ada. Dimana realita yang ada jaman sekarang, di masa pandemi begini dengan adanya berita penyebaran covid membuat orang takut untuk keluar rumah ketemu banyak orang, apalagi dengan diadakan ppkm jadi semakin mengurangi jumlah orang yang keluar rumah untuk bekerja, berbelanja bahan makanan, dan kebutuhan lain seperti belanja barang buat kebutuhan rumah tangga. Oleh karna itu di saat pandemi kaya gini, pergunakan harta yang kita punya dengan bijak, prioritaskan membeli kebutuhan yang diperlukan, bukan keinginan semata. Saling bantu dalam beramal ke orang lain yang lebih membutuh, menjadi salah satu kunci supaya hidup kita berguna untuk orang lain, dan orang lain menjadi semangat untuk menjalani hidupnya. Semoga tulisan di blog ini menang, karna saya kenal dengan orang yang punya blog ini, beliau orangnya gigih dalam melewati segala cobaan berat di hidup ini

    ReplyDelete
  2. Sangat menarik, mudah2an topik yang diangkat dapat menginspirasi pembaca untuk kembali bangkit dari keterpurukan.

    ReplyDelete
  3. Bagus mulai dari judul, Pergerakan Kecil Dari Diri Sendiri. Itu adalah kunci dari semua movement-movement yang inshaAllah selalu ada manfaatnya baik untuk diri sendiri maupun makhluk lain.

    ReplyDelete
  4. Bagus, sangat menarik.

    ReplyDelete
  5. menarik bgtt, suka

    ReplyDelete

Post a Comment

Popular posts from this blog

Senandika

Cerita Vlogger Sukses Ria SW Part I

Review : Amber Immersiveland Summarecon Bekasi