Puisi : Seleksi Alam
*pixabay.com Wahai bumi tercinta.. Apakah nafasmu tersengal? Jiwamu berduka lara? Apakah kami yang membuatmu terluka? *pixabay.com Kami memang bersalah.. Manusia yang tidak dapat menjaga alam Kami rakus akan nafsu Manusia mengeruk isi dan mengeksploitasi sampai kering dan terkuras *pixabay.com Tuhan memang sudah bersabar untuk ini semua Engkau pun bumi selalu berharap kepada kami untuk berubah Namun nyatanya kami tetap keras kepala Ego kami menguasai tanpa melihat hakmu *pixabay.com Memang saatnya kami menerima amarahmu Hukuman Tuhan tidak ada yang dapat menangguhkanNya KemurkaanNya adalah bukti nyata kebesaran Mu Kami menunggu seleksi alam untuk memanggil siapa yang terpilih *pixabay.com Membawa kembali jiwa-jiwa bersih Untuk kembali ke pangkuanMu Meninggalkan jiwa-jiwa yang kotor Agar kelak bumi kembali kedalam kehancuran Sesuai dengan janjiMu Tuhan