Posts

Showing posts with the label chaushvwe

Review : Amber Immersiveland Summarecon Bekasi

Image
Pada hari jumat lalu, saya memutuskan pergi ke  Summarecon Bekasi , kebetulan anak saya sudah menyelesaikan PTS 3 di sekolah.  Dikarenakan Bekasi sudah menjadi zona hijau, saya memutuskan membayar waktu hilang dikarenakan pandemik covid  yang lalu. Meskipun begitu kami tetap menerapkan 5M . Saya pilih hari biasa bukan di hari libur dikarenakan tidak banyak orang yang berkerumun.  Saya masuk  melalui area Bekasi Food City melewati protokol kesehatan dengan menggunakan akses Peduli Lindungi . Di area tersebut, saya menemukan wahana menarik mata saya yaitu  Immersiveland . Pengelolaan langsung dari pihak Summarecon Bekasi . Untuk permainan anak ada dua jenis, yaitu Amber versi Indoor,  dan Magical Forest  versi Outdoor.  Di bawah ini adalah promo yang saya dapatkan, untuk keterangan berlaku sampai kapan tidak ada pemberitahuan resminya. Tentunya saya ambil promo buy one get one free  @42k (beli 1 tiket untuk satu orang gratis satu tiket), ...

Panggilan Jiwa

Image
https://pixabay.com Lama hati ini belum terketuk untuk menulis, ada banyak hal terhenti karena niat belum sehati untuk melarikan sebuah irama kidung jiwa.  Semoga kalian di sana pembaca setiaku, menjadi manusia yang jauh lebih bahagia dengan segala kondisi yang kalian miliki. Meski keadaan tidaklah sama seperti covid-19 ini datang.  Tapi saya jauh lebih percaya bahwa siapapun kalian, yang tengah berjuang dan tengah berusaha pastilah kalian adalah orang terhebat yang dimiliki di bumi tercinta ini.  https://pixabay.com Kondisi sekarang adalah sebuah rangkaian hidup bagi sebuah frase manusia menjadi seorang pejuang, tidak banyak yang tahu bahwa wabah dan masalah di dalamnya akan ada balutan elegi kiasan drama terberat. https://pixabay.com Tidaklah mudah untuk membaca dari riuh gemuruh ombak di setiap laut. Air pasang datang tak menentu, kadang kencang dan bergelombang ombak menyapu.  https://pixabay.com Memikirkan sebuah dilematis antara nyawa dan perut, tidaklah gampan...

Kesempatan Terakhir

Image
*pixabay.com Sebuah cerita dan nama adalah bagian dalam sebuah perjalanan kisah insan manusia di dunia. Ketika peristiwa dan kenangan menjadi balutan dalam sebuah sejarah hidup manusia.  Manuver drama kehidupan menemani senja sore di saat terbitnya pagi sebagai langkah awal menemukan jati diri. Kekuatan adalah sumber dari segala rantai mata menjalani setapak demi setapak cerita lalu.  Akankah sekotak pandora usang dibuka dan mengirimkan sinyal sebagai pengakuan bahwa masa lalu telah terbuka untuk di jalani di masa yang akan datang. Apakah tepat mengirimkan surat cinta kepada burung merpati sebagai simbol cinta?!  Banyak pintu terlihat, tapi dimanakah pintu yang tepat untuk dimasuki. Apakah pintu satu diketuk merupakan pintu yang memang menunggu. Atau pintu yang lain menjadi pintu pengharapan. Namun bagaimana pintu yang dimasuki adalah pintu yang salah, tidak ada tempat bagi jiwa yang kesepian. Akankah memasuki ruang hati yang salah menjadi keterpaksaan.  Tapi pasti a...

Puisi : Seleksi Alam

Image
*pixabay.com Wahai bumi tercinta..  Apakah nafasmu tersengal?  Jiwamu berduka lara?  Apakah kami yang membuatmu terluka?  *pixabay.com Kami memang bersalah..  Manusia yang tidak dapat menjaga alam Kami rakus akan nafsu Manusia mengeruk isi dan mengeksploitasi sampai kering dan terkuras *pixabay.com Tuhan memang sudah bersabar untuk ini semua Engkau pun bumi selalu berharap kepada kami untuk berubah  Namun nyatanya kami tetap keras kepala Ego kami menguasai tanpa melihat hakmu   *pixabay.com Memang saatnya kami menerima amarahmu Hukuman Tuhan tidak ada yang dapat menangguhkanNya KemurkaanNya adalah bukti nyata kebesaran Mu  Kami menunggu seleksi alam untuk memanggil siapa yang terpilih *pixabay.com Membawa kembali jiwa-jiwa bersih Untuk kembali ke pangkuanMu Meninggalkan jiwa-jiwa yang kotor  Agar kelak bumi kembali kedalam kehancuran  Sesuai dengan janjiMu Tuhan

Puisi : Jakarta

Image
  pixabay.com Jakarta.. Ibukota yang penuh gejolak dinamis, terhampar ribuan wajah - wajah melankolis penuh pengharapan dalam sebuah realita pencapaian titik sukses. Terdampar dalam sudut dan lika liku ruang yang tak bertuan. Retrotika dari keberagaman yang absurd, dimana membentuk sebuah budaya berkembang dengan skeptis dan monoton. Terlihat indah, namun menyimpan  kemunafikan, Kisi - kisi yang membentangkan aroma wajah penuh sinisme, sarkastis, dan feodal. Penjajah di negeri sendiri, Keangkuhan terlihat dari gedung - gedung yang bertingkat, bertabur indah serta gemelap, ketika malam kian larut dan detak jantung kota bergejolak dalam hantaman dari larutan musik keras serta dentuman bising dari kemacetan jalan. Aroma polusi adalah surga dari kemerosotan alam rendahnya evolusi bermasyarakat yang minim akan kebudayaan yang beradab. pixabay.com Malam kian larut, aktifitas tak bergeming oleh kegiatan sosialita gaya masa kini, mencabik dentuman kantung - kantung kekayaan kelas atas...