Sebenarnya apa sih yang kita cari bahagia, sedih?!. Semua pasti akan menjawab secara otomatis "bahagia". Tapi bagaimana kah menemukan, mendapatkan kebahagiaan tersebut. Apakah harus dicari, digali, dikejar atau dibiarkan. Bukankah sebelum bahagia, sedih adalah kawan terlama. Dan rasa itu kemudian membantu bersahabat menjadi sebuah kekuatan dan kebahagiaan. Tuhan menciptakan kita di dunia untuk apa? Untuk mencari makna bahagia atau cuma sekedar hidup dengan rutinitas tidur, bangun, makan, minum, berdoa dan lain sebagainya. Tapi apakah Tuhan membiarkan cuma-cuma dengan hidup dan mendapatkan rezeki. Apakah itu nikmat yang kita pungkiri?! Apakah kehidupan di dunia ini abadi. Atau sekedar hidup dan mati? Sebatas itukah kita berpikir. Sedang Tuhan memberikan akal dan pikiran. Apakah ini adalah bagian akal dari syetan dan iblis? Apakah hidup di dunia hanya mengejar kebanggaan, kedudukan, kesempurnaan. Apakah harta dan kecakapan a...