Posts

Showing posts with the label puisi

Puisi : Kenangan Terindah

Image
*pixabay Kesepian melanda di usia senja Perih hatiku lara menahan luka Aku tertangkup dalam magnet bumi Kakiku tertahan kekuatan elektromagnetik Pikiran ku tak berhenti menari  Jiwaku melambung tinggi Mataku menatap sendu Senyumku terasa kecut *pixabay Sudah terlambat untuk berlari  Waktu sudah berlalu Masa tak akan terulang Hanya kenangan yang tersisa *pixabay Jejak rekam adalah frasa sebuah rasa Ketika mati oleh kecewa Terlambat meski terucap maaf  Luka itu tetap terasa Bagian yang paling tersedih Ketika orang yang kita cintai Memberikan perjalanan terbaik Hanya akan menjadi sebuah kenangan terindah *pixabay

Puisi : Cinta Tidak Sempurna

Image
*Pixabay Anganku berkelana ke relung jiwa tak bertuan Menatapmu dalam, seakan kau dekat dengan jiwaku Kini ku bersandar dalam kepastian Namun hatiku tetap ada dalam di relung jiwamu Kenangan di antara kita adalah menggambarkan betapa indahnya kita bersama  Karena seharusnya pun aku tak bertahan dalam merana sendu Hatiku hancur berkeping-keping tatkala kau menjauh  Meninggalkan semua untuk ketegasan Semoga kelak di nirwana tertinggi kita dapat berjumpa Meski hanya sebatas menyapa Aku hanya takut ketidaksempurnaanku akan membatasi menyapa dirimu Mungkin kau dapat melihatku Tapi mungkin aku yang akan menutup mata tak dapat melihatmu Sesal tak dapat kau telan  Hanya sebuah kenangan dapat kau hirup Inilah hidup sesungguhnya adakalanya kita tidak mungkin bersatu  Karena mencintaimu tidaklah harus bersama  *pixabay Mencintaimu dengan segenap raga  Hanya untuk melihatmu berdiri dengan indah Menyayangimu dengan tu...

Sepenggal Asa

Image
Kemarin aku bermimpi kau memberikanku setangkai mawar merah. Harum sekali wanginya. Yang kuingat kau melambaikan tangan. Memanggilku berkali-kali. Aku terpana bingung.. Akhirnya tanganku sudah berada di dalam genggamanmu Yang hangat kuat dan lembut. Wajahmu sendu dengan kaos polo berwarna merah, dan jeans biru kebesaranmu. Sungguh kontras melihatmu.. Aku bertemu denganmu kau berada di dalam hadapanku,  memberikan kartumu dan meminta aku untuk menghubunginya. Kau memakai jaket warna hijau kesukaanmu. Kau sedikit tersenyum. Aku tersentak kaget. Kau berkata "rubahlah menjadi 360°" Aku menjawab "bagaimana kamu tahu,  kenapa kamu bisa disini" Dia menjawab "Iya aku tahu apa yang terjadi,  aku melihat kamu bertengkar disana, aku memang disana mendengarnya. " Pagi lalu aku berlari di daerah rumahku sewaktu kecil. Aku susuri semuanya. Harum pagi rumah semasa kecil membuatku rindu. Dan saat keluar dari area rumah. Aku menyadari seperti ada y...

Puisi "Bersyukur"

Image
Segenggam    asa merajut mimpi Mengalir sejauh mungkin Angin menyapa dengan lembut Kicauan burung terasa indah Langit pun membiru Awan menari bersamanya Matahari bersinar hangat Berjalan di atas rumput hijau Segarnya embun pagi Bunga bermekaran Kupu-kupu menari indah Nikmat mana selain hidup be rsyukur Apakah  ambisi membutakan iman Tuhan tidak membutuhkan manusia Akan tetapi manusia  membutuhkanNya

PELANGI HIDUP

Image
Setelah hujan, pasti ada pelangi sesudahnya. Aku ingin bisa melihat itu kelak nanti Tuhan. Bagaimana dapat melewati proses ini tanpa ada hasil akhir Aku tidak ingin terburu-buru untuk mendapatkan jawabannya Untuk menemukan sebuah jalan yang berkesudahan. Meraba semua seperti di awal saja Mengerti akan satu kepastian Mendapatkan keseimbangan Mencerna seperti mereka tidak pernah meraja Kesendirian ini tidak akan membunuhku, Aku kembali terpuruk, tapi aku mampu bangkit Aku pasti dapat melewati semua hal ini Karena aku tahu Tuhan bersamaku Aku ingin menepi dari segala hal, Aku tidak menemukan teman ataupun saudara ketika ini terjadi Aku di caci, aku dibuang, aku dianggap sampah Aku terima aku seperti aku Aku tidak lari, aku menatapnya Biarlah terjemahan tiap mata dalam melihat siapa aku. Aku senang membiarkan mereka tenggelam dalam satu kosakata. Aku bahagia mereka menyebutku manja, sensitif, aneh. Aku bisa membuat mereka berasumsi dan berpendapat seperti yang mere...

JEMPUT AKU

Image
Dimanakah aku berada sekarang, aku lupa aku telah berada dimana. Aku tersesat dalam jalan yang tak bertuan. Jemput aku wahai Cinta, aku begitu takut dengan kesepian. Aku kembali mengetuk pintu yang salah wahai dunia. Bagaimana caranya aku kembali ke rumah, Aku rindu bagaimana aku nyaman dan tersenyum indah. Tuhan aku takut, beri aku kekuatan, Aku ingin melupakan jalan kenangan. Nirwana terus mengelilingiku, perputarannya tidak sanggup ku bendung. Aku lelah berlari, aku lelah bersembunyi, dan aku tidak sanggup menghadapinya. Adakah jalan dimana aku dapat memulainya. Sakit hati ini, perih hati ini menahan rasa bingung. Tak dapat jawaban namun terus menghantui aku selamanya.  Dia bersembunyi di hatiku dalam waktu lama. Aku sudah mengikatnya, dia bebas begitu saja. Ingin aku membuangnya, tapi aku tersakiti olehnya. Air mata terus mengalir, tanpa ada yang memahami Aku tak mampu menyembunyikan duka Bagaimana dapat menyembuhkan luka lama Aku hancur oleh duka l...